Perjalanan FLP Banjarmasin
Posted on 16. Feb, 2010 by Lia Octavia in FLP Mania
Hari yang mestinya menjadi hari kesedihan dan juga kebahagiaan karena hari ini (13 September 2009) FLP Bjm tepat mulai diaktifkan, ketika undangan ke kawan-kawan pengurus lama disebar, hati ini begitu senang akan ada sekumpulan orang yang dulu berkomitmen tuk membangun Flp Bjm akan bertemu dan saling melepas rindu, tapi ternyata……………
ingin rasanya pertanyaan dan uneg-uneg dikepala ini keluar;
Kemana aja antum selama ini?
Sebegitu sibukkah antum sampai tak sedikit pun terpikirkan oleh antum akan perjuangan kawan-kawan di FLP Bjm?
Apakah semenit pun tak ada terlintas untuk sekedar menanyakan Gimana Flp ukhti? Atau membalas undangan-undangan FLP yang selalu dianggap sebuah undangan yang salah kirim, begitukah?
Apa tak terlintas antum disaat begitu komitmen itu telah dipegang maka antum punya ikatan janji!
Apakah tak ada sedikit pun antum peduli lagi pada FLP Bjm?
Dan apakah setiap pertemuan yang kita jalin selama ini tak ada artinya?
Apakah pekerjaan pribadi antum lebih penting dan lebih diatas segala-galanya?
Disaat semuanya tidur, disaat semuanya menutup mata dan telinga….. maka tak adakah tergerak hati antum untuk merangkul FLP, untuk sekedar menengok saja perkembangan FLP?
Betapa uneg-uneg ini tersusun rapi dikepala dan siap dikeluarkan, tapi…..
Disaat FLP mulai bisa bicara dan mulai dikenal serta diterima khalayak, antum baru sempat mengakui klo antum merupakan salah satu pengurus, saat exposse jati diri FLP mengeluarkan taringnya, antum baru merapat dan menengok. Huffh……
Hari ini tepat dua tahun perjuangan yang dulu kita perjuangkan bersama, hari ini ingin rasanya bernostalgia dengan kawan-kawan yang begitu tulus berjuang bersama. Panik bersama saat kegiatan mendekati hari H diawal kepengurusan. pusing bersama saat ternyata tempat yang mau dipake kegiatan ternyata sudah dipake yang lain, akhirnya sibuk sms sana-sini, telpon adik-adik klo tempatnya pindah, survei sana-sini mencari tempat yang bisa di pake, belum lagi klo pemateri ternyata nggak bisa ngisi.
Ujung-Ujungnya pengurus secara dadakan harus ngisi dengan ilmu yang pas-pasan pula…. Hiks…hiks… Maafkan ana ini, rekan-rekan dan adik-adik.
Namun, ternyata kisah manis itu hanya bertahan beberapa saat setelah kepengurusan. Setelah itu semuanya berjatuhan dan tak ada kabar????
Sempat Down saat kawan-kawan pengurus satu persatu berjatuhan. Tapi hati kecil ini selalu memberi support, “ Ayo Semangat!!! Terus berjuang!!!” Alhamdulillah disaat seperti itu, Allah kirimkan satu sosok yang selalu membantu perjalanan FLP agar tetap bertahan, syukron ukhti… Meskipun sesibuk-sibuknya akhwat yang satu ini tapi subhanallah ide-ide yang meskipun lebih sering komunikasinya lewat sms itu, akhirnya bermunculan. Motivasi tuk terus membangkitkan FLP di Bjm dengan berjuang bersama lagi merupakan harapan yang terbuka lebar.
Terima kasih banyak atas semangat dan motivasi kalian. Maafkan ana yang tak pernah berhasil memepertemukan kalian dengan pengurus yang lain. Maaf ya… selalu wajah ini yang muncul, maafkan suara ini saja yang sering kali kalian dengar…. Tapi kami sudah berjuang menghubungi yang lain….. dan??????
Yah… ana sadar tidak semua orang punya waktu lowong, ana sadar tidak semua orang bisa punya waktu yang sama dengan kita tapi apakah itu juga berlaku seumur hidup, sampai-sampai dihari libur yang tak ada pekerjaanpun tak bisa!!
Tak Bisa atau Tak mau???
Sampai hari ini pun adik-adik generasi baru lah yang semangat mengikuti kegiatan-kegiatan sederhana yang hanya dikelola oleh tangan-tangan dua akhwat yang masih banyak kekurangan ini. Maafkan kami….
Semoga inspirasi-inspirasi baru serta generasi penerus yang lebih baik akan segera hadir…
Waallahu alam…..
Sumber: fb Flpbjm

Leave a reply