Rubrik Artikel Terbaru Link Terkait | | Ditulis tanggal : 17 - 04 - 2012 | 16:21:47
Kening Ibu Intan, Ibu dari Hana, seorang anak kelas 2 SD di wilayah DKI berkerut, apa pasal? Dalam LKS yang dibaca putrinya termuat kisah Bang Maman dari Kali Pasri yang menyuruh Patme berpura-pura menjadi simpanan Salim-menantu Bang Maman- sebagai upaya membujuk Ijah anak Salim agar mau berpisah dari ayahnya yang telah jatuh miskin. Tentu terbetik pertanyaan dalam pikiran anak yang cerdik, apa itu istri simpanan? Mengapa pak Salim harus meminta Patme berpura-pura? Kenapa orang miskin harus dijauhi? Tak hanya cerita yang termuat pada LKS terbitan CV. MK itu, muncul lagi cerita tentang Si Angkri, yang berkisah tentang cara mengalahkan musuh
|
Ditulis tanggal : 19 - 08 - 2011 | 16:13:31
Syekh Ali at-Thantawi, “Jangan sekali-sekali meremehkan perasaan, sebab manusia menjadi manusia dengan perasaannya. Ia adalah tempat persinggahan paling suci di dunia ini: iman dan cinta”Hal yang mengharu-biru dunia kecil dan dunia besar ini sesungguhnya adalah persoalan Cinta. Demikian pesan yang ingin disampaikan Hamka dalam novel “Di Bawah Lindungan Ka’bah”. Tetapi Cinta seperti apa? Cinta untuk siapa? Cinta dengan makna bagaimana?Pembahasan tentang cinta dalam Al-Qur’an dan hadits begitu banyak, bahkan Al-Qur’an adalah kitab yang bertabur kisah cinta. Cinta antara Adam dan Hawa, cinta antara Yusuf dan Zulaikha, hingga dalamnya cinta Ibrahim kepada putranya Ismail, dalam shirah Nabawiyah Rasulullah Muhammad SAW adalah
|
Ditulis tanggal : 08 - 08 - 2011 | 15:34:41
”Kata adalah sepotong hati” kata Abul Hasan Ali Al-Hasani An-Nadwi, pemikir dan pemimpin pergerakan Islam di India. ”Kata adalah senjata” kata Subcomandante Marcos pemimpin EZLN Tentara Pembebasan Nasional Zapatista sebuah gerakan perlawanan petani adat di negara bagian Chiapas Meksiko Tenggara, seorang pejuang yang selalu membawa-bawa setumpuk novel dan puisi di dalam ranselnya.
”Kata adalah Jendela” kata dia, seorang gadis kecil sebelas tahun yang terpesona pada kata ”lazuardi”. Apa itu artinya? tanyanya. Lalu dengan keheranannya yang dibawanya, ia menulis puisi dengan kata-kata itu. Lalu ia menemukan gairah, ketenangan, bahkan kedamaian ketika mengukir kata-kata pada kertas putih dalam buku hariannya. Ia membaca kata,
|
<< | < | 1 | > | >> | | Kontak Kami Kantor FLP Pusat Alamat : Jalan Keadilan Raya Blok XVI NO 13 Depok Timur 16438, Depok Telepon : 021 9487 1657 (SMS) Fax : 021 9487 1657 Email : redaksiflp@gmail.com Support  | Humas

|
Komentar Terbaru indahsebuah karya....... yang indah. jg ... tobat...pak beye... pak beye...
istighfar, pak...tobat...
di ... BerkesanAlhamdulillah dengan acara FLP Jabar ... PuisiBagus puisinya. terharu.
Menulis Karya Sastra ... |