Rubrik Artikel Terbaru Link Terkait | | Ditulis tanggal : 12 - 08 - 2011 | 13:34:58
/1/ Alam kebebasan berekspresi pascaruntuhnya rezim Orde Baru, setidak-tidaknya dalam bidang seni sastra, telah membuahkan hasil. Sebagai bukti, dapat kita lihat rak-rak toko buku di berbagai tempat yang saat ini dipenuhi puluhan bahkan ratusan buku sastra baru dalam berbagai genre. Kalaulah dulu buku yang muncul di sejumlah toko paling banter hanya berasal dari segelitir pengarang yang telah cukup dikenal oleh publik dan kebanyakan pula buku itu hanya merupakan cetak ulang, kini buku-buku baru yang sebagian besar berasal dari tangan pengarang baru itu menyerbu toko-toko buku di sekitar kita. Bagi kalangan peminat sastra fenomena ini tentunya sangat menggembirakan. Lewat karya-karya baru itu,
|
Ditulis tanggal : 10 - 08 - 2011 | 13:07:38
Dalam pencarian pomodernis akan pencerahan dan makna tertinggi kehidupan, para pendukungnya akan selalu meragukan narasi-narasi besar yang telah mapan sebelumnya. Termasuk tanpa tedeng aling-aling kalau agama formal dirasa membelenggu, ia pun dilabrak. Tentu saja gesturnya beragam: ada yang halus, ada yang kasar, ada yang di antaranya.
Dalam novel silat Nagabumi I & II (2009 & 2011), Seno Gumira Ajidarma (SGA) menyodorkan skema sebagai berikut. Ada dua golongan besar di telaga dunia persilatan, yakni pendekar golongan putih dan pendekar golongan hitam. Kedua golongan besar ini selalu berkonflik untuk saling memusnahkan. Ambisi terbesar ada di pihak golongan putih karena melenyapkan golongan hitam sampai
|
Ditulis tanggal : 09 - 08 - 2011 | 11:53:44
“Bila kau jadi pengarang, jadilah pengarang yang santun. Kau tak usah ikut-ikutan pengarang yang banyak bicara. Lain yang ditulis, lain pula tindak tanduknya”
(Benny Arnas dalam cerpen “Anak Ibu”)
Apa itu sastra kampung halaman? Istilah ini barangkali memang belum populer dikalangan pecinta sastra Tanah Air. Hanya saja, kalau menelisik cerpen-cerpen Benny Arnas, pengarang muda dari Lubuklinggau, Palembang, sepertinya tak terlalu keliru kalau istilah itu dilekatkan pada karya-karyanya. Ya, Benny Arnas sang pengusung sastra kampung halaman.
Karya sastra yang lahir berdasarkan pengalaman kehidupan keseharian pengarangnya. Karya yang membawa unsur lokal dari daerah tempat di mana pengarang lahir dan tumbuh besar di sana. Meramunya,
|
| | Kontak Kami Kantor FLP Pusat Alamat : Jalan Keadilan Raya Blok XVI NO 13 Depok Timur 16438, Depok Telepon : 021 9487 1657 (SMS) Fax : 021 9487 1657 Email : redaksiflp@gmail.com Support  | Humas

|
Komentar Terbaru indahsebuah karya....... yang indah. jg ... tobat...pak beye... pak beye...
istighfar, pak...tobat...
di ... BerkesanAlhamdulillah dengan acara FLP Jabar ... PuisiBagus puisinya. terharu.
Menulis Karya Sastra ... |