Penulis dan Tulisannya Ditulis tanggal : 17 - 09 - 2011 | 06:09:25 
Apa yang anda perhatikan terlebih dahulu ketika akan membeli buku? Dari judul yang menarik, cover yang unik, atau nama penulisnya?
Hasrat orang untuk membeli sebuah buku memang melalui pertimbangan yang berbeda-beda. Ada yang dari judul, cover, penulis, endorsement, harga dan lain sebagainya. Kalau saya, biasanya yang menjadi patokan untuk membeli buku, pertama kali yang saya utamakan adalah judul buku, sinopsis, setelah itu penulisnya.
Untuk penulis yang belum saya kenal secara baik background-nya pasti akan langsung saya baca di lampiran profilnya. Dari pertimbangan judul yang menarik, sinopsis yang menggambarkan isi cukup berbobot, semua itu akan tereksekusi apakah akan jadi saya beli atau tidak karena liniernya background penulis dengan bidang yang ditulisnya.
Menurut saya, dengan langkah seperti itulah bisa mengantisipasi untuk tidak tertipu mendapatkan buku yang berkualitas. Karena saat ini banyak sekali buku yang judulnya begitu bombastis. Tapi, ternyata setelah dibaca isinya biasa-biasa saja. Sangat jauh dari dugaan sebelumnya.
Sempat beberapa minggu yang lalu, saya bersama teman di manajemen mencoba survey di sebuah toko buku di kawasan Bintaro. Dari rak buku yang berbasis motivasi dan psikologi, kami coba baca semua background penulisnya. Wau… setelah kami baca, ternyata… kurang lebih ada 40% judul buku ditulis oleh penulis yang tidak sesuai dengan background pendidikannya. Masih ada kurang lebih 5% yang tidak ada biodata penulisnya.
Memang, akhir-akhir di Indonesia ini banyak bermunculan penulis-penulis baru. Bahkan banyak pula penulis-penulis yang produktifitasnya sangat tinggi. Tapi, melihat jenis produknya sedemikian tadi, ada rasa miris melihatnya. Ternyata fenomena banyaknya muncul penulis baru, tidak serta merta membawa angin segar kemajuan dunia literasi di Indonesia. Ya, karena ternyata banyak penulis yang tidak tahu bidang apa yang seharusnya ia tulis.
Background Penulis
Berbicara terkait background penulis, sebenarnya tidak hanya pada ruang sempit dari latar belakang pendidikan penulis saja. Memang jika bicara background penulis, kebanyakan lebih mengidentikkan dengan pendidikan formal. Tetapi, sejatinya bisa lebih luas dari pada itu. Karena keahlian dalam suatu bidang seseorang bisa juga diperoleh dari pendidikan nonformal, seperti; ikut kursus, berorganisasi, privat, atau pengalaman kerja.
Background penulis harus diperhatikan oleh seorang penulis ketika akan menulis. Karena kualitas bobot dari tulisannya apakah bisa dipertanggung jawabkan atau tidak, itu berasal dari sejauh mana penulis menggelutinya. Jika tidak intens menggelutinya dan dengan mudahnya ditulis begitu saja, tentu akan sangat membahayakan pembacanya. Jika ada kesalahan dalam konsep, bisa menyesatkan pembacanya. Mungkin jika di tataran bidang sosial, scient hanya berakibat fatal dalam kehidupan. Tapi, jika pada tataran agama bisa-bisa menjerumuskan kekafiran, bahkan dalam bidang kesehatan bisa jadi menjerumuskan ke kematian.
Background penulis memang tidak bisa disepelekan. Untuk itu, penulis harus senantiasa cermat memilih bidang yang sesuai dengan keahliannya. Begitupun juga penerbit, harus senantiasa jeli dalam mengeksekusi naskah untuk diterbitkan. Karena bahan bacaan, pasti yang membacanya bukanlah orang yang bodoh. Orang pintar adalah harapan kemajuan negara kita. Jika orang pintar sampai tersesat dari bacaannya, siapa lagi yang akan membawa orang bodoh untuk menjadi pintar?!
Mari kita renungkan bersama, tidak peduli siapa anda!
Jika anda seorang penulis, maka tulislah sesuai dengan bidang anda! Jika anda seorang pembaca, bacalah buku yang ditulis oleh penulis yang sesuai background-nya, dan jika anda adalah penerbit, seleksilah naskah dengan bijaksana!
--------------
*R.W. Dodo. Direktur Literary Agency Mata Pena Writer, sebuah perusahaan agent penulis yang siap menyediakan naskah untuk berbagai penerbit. Saat ini telah memiliki direktori penulis sebanyak 50 orang, dengan spesifikasi keahlian menulis buku di bidang yang berbeda-beda. Hingga kini, sudah mengeluarkan sekitar 200 lebih judul buku yang telah diterbitkan oleh berbagai penerbit.
|