Gelombang longitudinal Tidak dapat mengalami?

Gelombang longitudinal

Gelombang longitudinal adalah gelombang yang arah getarnya berimpit atau sejajar dengan arah rambat gelombang. Gelombang longitudinal dapat diamati pada getaran pegas, gelombang suara, gelombang plasma, dan gelombang slinki. Gelombang longitudinal berbeda dengan gelombang transversal, yang memiliki arah getar tegak lurus terhadap arah rambatnya.

Pengertian Gelombang Longitudinal

Gelombang longitudinal adalah gelombang yang memiliki perpindahan media sejajar dengan rambatan gelombang. Dalam gelombang longitudinal, partikel medium perantaranya mengalami kompresi dan ekstraksi ketika bepergian melalui medium. Gelombang longitudinal juga disebut sebagai gelombang tekanan atau gelombang kompresi.

Contoh Gelombang Longitudinal

Beberapa contoh dari penerapan gelombang longitudinal adalah sebagai berikut:

Bacaan Lainnya
  • Gelombang suara: Gelombang suara adalah getaran dalam tekanan yang dibawa oleh bunyi dari sumber suara ke telinga kita. Gelombang suara memiliki arah getar yang sejajar dengan arah rambatnya. Frekuensi dan panjang gelombang suara dapat dihitung dengan rumus tertentu.
  • Gelombang plasma: Gelombang plasma adalah getaran listrik yang terjadi pada gas ionisasi seperti plasma TV atau lampu neon. Gelombang plasma memiliki arah getar yang sejajar dengan arah medan listriknya.
  • Gelombang slinki: Gelombang slinki adalah getaran elastis yang terjadi pada slinki yang salah satu ujungnya diikatkan pada tiang. Slinki tersebut direntangkan dan disentakkan, sehingga akan terbentuk rapatan dan regangan pada slinki. Rapatan dan regangan ini menyebabkan perpindahan medium sejajar dengan rambatan slinki.

Baca juga: Geotermal digunakan dalam Pembangkit Listrik Tenaga apa?

Perbedaan Gelombang Longitudinal dan Transversal

Gelombang longitudinal dan transversal memiliki perbedaan dalam hal bentuk, frekuensi, panjang, amplitudo, dan kecepatan rambatnya. Berikut adalah tabel perbandingan antara kedua jenis gelombang tersebut:

Jenis GelombangBentukFrekuensiPanjangAmplitudoKecepatan Rambat
LongitudinalMelingkar-melingkar dengan susunan rapatan dan reganganTinggi (dalam air) atau rendah (dalam padatan) tergantung pada jenis mediumPanjang satu rapatan atau reganganBesar (dalam air) atau kecil (dalam padatan) tergantung pada jenis mediumRendah (dalam air) atau tinggi (dalam padatan) tergantung pada jenis medium
TransversalBergerak tegak lurus terhadap arah energi4Rendah (dalam air) atau tinggi (dalam padatan) tergantung pada jenis mediumPanjang satu bukit atau lembahBesar (dalam air) atau kecil (dalam padatan) tergantung pada jenis mediumTinggi (dalam air) atau rendah (dalam padatan) tergantung pada jenis medium

Dari tabel di atas, kita dapat melihat bahwa gelombang longitudinal memiliki bentuk yang lebih kompleks daripada gelombang transversal, karena melingkar-melingkar dengan susunan rapatan dan regangan. Selain itu, frekuensi dan panjang gelombankronisial juga lebih tinggi daripada frekuensi dan panjang gelyunatif dari gelyunatif transversal.

Jawaban Soal:

Gelombang longitudinal tidak dapat mengalami?
a. Pembiasan
b. Polarisasi
c. Pemantulan
d. difraksi

Gelombang longitudinal adalah gelombang yang arah getar partikel medium perambatannya sejajar atau berhimpit dengan arah rambatannya. Gelombang longitudinal tidak dapat mengalami polarisasi, yaitu peristiwa terserapnya sebagian arah getar gelombang. Polarisasi hanya terjadi pada gelombang transversal, yaitu gelombang yang arah getar dan arah rambatnya berbeda.

Jadi, jawaban yang benar untuk soal pilihan ganda Anda adalah polarisasi.

Penutup

Gelombang longitudinal adalah salah satu jenis gelombang yang memiliki karakteristik khas, yaitu arah getar dan arah rambatnya sejajar atau berhimpit. Gelombang longitudinal dapat ditemukan dalam berbagai fenomena alam, seperti gelombang bunyi, gelombang ultrasonik, gelombang seismik, dan lain-lain. Gelombang longitudinal juga memiliki peran penting dalam bidang teknologi, seperti komunikasi, kedokteran, pertahanan, dan eksplorasi geologi.

Dalam artikel ini, saya telah menjelaskan tentang definisi, ciri-ciri, jenis-jenis, dan contoh-contoh dari gelombang longitudinal. Saya juga telah memberikan beberapa sumber referensi yang dapat Anda baca lebih lanjut untuk memperdalam pemahaman Anda tentang gelombang longitudinal.

Baca juga: Suatu Gelombang Stasioner mempunyai Persamaan y 0 2 cos

Sekian dari saya, semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan Anda tentang gelombang longitudinal. Jika Anda memiliki pertanyaan atau komentar tentang topik ini, silakan tulis di kolom komentar di bawah ini. Saya akan senang mendengar pendapat Anda.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *